Rabu, 06 April 2011

About Joe "Satch" Satriani

Joe "Satch" Satriani (lahir di Westbury, New York, Amerika Serikat, 15 Juli 1956; umur 54 tahun) adalah seorang gitaris dan guru gitar. Ia memulai kariernya sejak umur 12 tahun. Beberapa muridnya yang telah menjadi terkenal adalah Steve Vai dan Kirk Hammett. Ia terkenal ketika menaruh lagunya di Internet, dan banyak orang suka lagu yang dia mainkan
LintasCafe - Jika ada hal yang dapat diceritakan mengenai gitaris veteran Joe Satriani, adalah kegilaannya untuk performe di hadapan massa penggemarnya. Bernama lengkap Joseph “Joe” Satriani, gitaris yang dilahirkan 15 Juli 1956 di Westbury, New York, ini adalah gitaris rock Amerika instrumental dan multi-instrumentalis, dengan beberapa nominasi Grammy Award.
Pada awal karirnya, Satriani bekerja hanya sebagai instruktur gitar saja dengan beberapa mantan muridnya telah mencapai ketenaran dengan kepiawaian gitar mereka, yaitu Steve Vai, Larry LaLonde, Kirk Hammett, Andy Timmons, Charlie Hunter, Kevin Cadogan, Alex Skolnick. Memang Satriani telah menjadi sumber inspirasi para musisi dunia sepanjang karirnya.
Pada tahun 1988, Satriani direkrut oleh Mick Jagger sebagai gitaris untuk tur solo pertama Jagger, namun kemudian, pada tahun 1994, Satriani sempat direkrut sebagai gitaris untuk Deep Purple, kemudian sempat pula bekerjasama dengan berbagai gitaris dari beberapa genre musik, termasuk Steve Vai, John Petrucci, Eric Johnson, Larry LaLonde, Yngwie Malmsteen, Brian May, Patrick Rondat, Andy Timmons, Paul Gilbert, Adrian Legg, dan Robert Fripp melalui konser tahunan Jam Concert G3.
Satriani sangat dipengaruhi oleh gitar blues-rock ikon seperti Jimi Hendrix, Eric Clapton, Jimmy Page, Ritchie Blackmore dan Jeff Beck, namun memiliki gaya tersendiri yang tetap menjadi ciri khasnya dalam memainkan gitar.
Joe Satriani
Joe Satriani Selama dua dekade terakhir, Satriani telah berkeliling dunia, bermain untuk pertunjukkan besar dan tercatat sebagai headliner yang amat baik, sekaligus sebagai pendiri ekstravaganza all-star “G3″ gitar. Dari ke-14 album solonya, LintasCafe mencatat dua diantaranya memperoleh platinum dan empat emas dengan 15 nominasi Grammy untuknya. Sempat pada tahun 2009, Satriani bergabung dengan mantan Van Halen, yaitu Sammy Hagar, Michael Anthony mantan bassis, dan drummer Red Hot Chili Peppers ‘Chad Smith, untuk membentuk suatu kolaborasi rock, Chickenfoot. Debut mereka ini mendapatkan disertifikasi emas oleh Asosiasi Industri Rekaman Amerika dengan lebih dari 500.000 keping penjualan album.
Dengan prestasi gemilangnya sebagai gitaris tingkat dunia, sejajar dengan para dewa gitar dunia yang lain, akan sangat membanggakan para pelaku dan penggemar musik rock, jika sosok Joe Satriani dapat tampil di Indonesia, memperluas kesuksesan tanah air menggelar panggung kelas dunia, menyusul Iron Maiden yang akan membakar amosfir musik cadas di Pantai Karnaval Ancol 17 Februari mendatang.
Bocoran informasi yang LintasCafe peroleh adalah salah satu promotor ternama tanah air sedang melakukan negosiasi dengan Joe Satriani untuk dapat merealisasikan harapan tampilnya Joe Satriani di Indonesia, wah ! Bulan April 2011, serasa waktu yang cukup lama menantikan kebenaran gosip ini dan semoga tidak sekedar menjadi kabar burung Joe Satriani turut meramaikan konser rock di Indonesia.(STH)

Diskografi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar